Gambar Maxain Analyst
oleh
pada

Prospek kebijakan moneter Fed yang hawkish menyeret pasangan XAU/USD semakin jauh di bawah level $4.300

  • Harga emas terus merosot mendekati level $4.287 seiring imbal hasil obligasi AS mencapai rekor tertinggi.
  • The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada rapat kebijakan bulan ini.
  • Investor menantikan data Perubahan Ketenagakerjaan ADP AS yang penting untuk bulan Agustus.

Emas memperpanjang penurunan pada hari Rabu, menghadapi tekanan yang luar biasa akibat imbal hasil US Treasury yang melonjak dan kenaikan harga minyak.

Dalam sesi perdagangan Asia pada Rabu, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun mencapai rekor tertinggi di level 4,81%, level tertinggi yang tercatat sejak November 2023.

Hasil yang lebih tinggi pada aset yang menghasilkan bunga mengakibatkan berkurangnya daya tarik aset yang tidak menghasilkan bunga, seperti Emas.

Para ahli strategi di BNY melihat “kekhawatiran fiskal dan keraguan terhadap kredibilitas Federal Reserve (The Fed)” sebagai penyebab utama di balik pergerakan terbaru pada imbal hasil obligasi jangka panjang AS. Mereka juga menyoroti bahwa pidato hawkish Gubernur The Fed Kevin Warsh di Simposium Jackson Hole menyebabkan “suku bunga semalam (overnight) dan swap hingga imbal hasil 2 tahun semuanya memperhitungkan akan adanya pengetatan.”

Meskipun Gubernur The Fed Warsh tidak memberikan panduan ke depan (forward guidance) secara eksplisit dalam pidatonya di Jackson Hole, ia “berjalan sangat dekat dengan batas dalam menganjurkan kenaikan suku bunga,” dengan pasar kini “memperhitungkan probabilitas hampir dua pertiga untuk kenaikan tersebut pada pertemuan FOMC tanggal 16 September,” ujar BNY dalam sebuah catatan.

Menurut alat CME FedWatch, ada kemungkinan sebesar 67% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga dalam rapat kebijakan bulan ini.

Harga minyak WTI terus menguat pada hari Rabu, mencatatkan level tertinggi baru dalam lima pekan di $90,78. Harga minyak terus naik seiring kembalinya kekhawatiran akan gangguan pasokan energi yang berkepanjangan akibat meningkatnya kembali ketegangan militer antara AS dan Iran.

Pada hari Selasa, Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam sebuah unggahan di Truth Social bahwa Washington sedang menyerang target-target Iran di dekat Selat Hormuz sebagai pembalasan atas "upaya gagal" Iran untuk menanam ranjau laut di Selat tersebut, yang saat ini “tidak memiliki ranjau.” Trump menambahkan bahwa pangkalan AS di Yordania berhasil menjatuhkan kedelapan rudal yang diluncurkan oleh Teheran.

Harga minyak yang lebih tinggi terus mendorong ekspektasi inflasi global, sebuah skenario yang memicu kekhawatiran akan kenaikan suku bunga oleh bank-bank sentral. Hal ini pertanda buruk bagi aset tanpa imbal hasil, seperti Emas.

Dalam sesi hari Rabu, para investor akan memantau data Perubahan Ketenagakerjaan ADP AS untuk bulan Agustus, yang akan dipublikasikan pada pukul 12:15 GMT. Sektor swasta AS diperkirakan telah menciptakan 48 ribu lapangan kerja baru, sedikit lebih tinggi dari 44 ribu pada bulan Juli.

Data ketenagakerjaan swasta AS diperkirakan akan berdampak signifikan terhadap ekspektasi suku bunga The Fed.

Gold Technical Analysis

Pada grafik harian, XAU/USD diperdagangkan di level $4,295.45, mempertahankan sentimen bearish dalam jangka pendek karena masih berada di bawah Rata-Rata Pergerakan Eksponensial (EMA) 20 hari di sekitar $4,409.75. Kegagalan untuk menembus kembali batas dinamis ini memperkuat bias penurunan, sementara Indeks Kekuatan Relatif (RSI 14) di dekat 44 menunjukkan momentum negatif yang lemah, namun tidak ekstrem, yang konsisten dengan fase koreksi daripada kondisi oversold yang parah.

Di sisi atas, level resistensi terdekat ditentukan oleh EMA 20 hari di $4.409,75, dan pihak pembeli perlu menutup sesi di atas level ini secara jelas untuk meredakan tekanan penurunan saat ini. Karena tidak ada level support struktural yang jelas dalam data, para trader mungkin akan mengamati level terendah baru-baru ini dan pergerakan harga intraday untuk mengidentifikasi zona permintaan sementara, sementara indikator RSI yang lemah mengisyaratkan bahwa pelemahan lebih lanjut tidak dapat dikesampingkan selama harga tetap tertahan di bawah EMA 20 hari.

Siap berdagang?

Bebaskan keterampilan trading Anda dengan akun Maxain hari ini!

Pendanaan yang mudah & penarikan

Tidak ada biaya deposit